Selasa, 26 Agustus 2014

7 layer osi dan fungsinya


Pengertian 7 Lapisan OSI Layer Beserta Fungsinya
















Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan (layer) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. Serta dalam mendesain suatu jaringan kita harus memperhatikan arsitektur standar yang telah dibuat oleh sebuah badan dunia (ISO).

ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ).


Manfaat dari OSI Layer


Membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama.
Membuat standarisasi yang dapat di pakai vendor untuk mengurangi kerumitan
Standarisasi interfaces
Modular engineering
Kerjasama dan komunikasi tekhnologi yang berbeda
Memudahkan pelatihan network




7 Lapisan OSI Layer Beserta Fungsinya



1. Layer Physical


Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi.

Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.

Fungsi

Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
Memindahkan bit antar devices.


Contoh dari Layer Physical

HUB


Network components

Repeater
Multiplexer
HUB(Passive and Active)
TDR
Oscilloscope
Amplifier



Protocols

IEEE 802 (Ethernet standard)
IEEE 802.2 (Ethernet standard)
ISO 2110
ISDN



2. Layer Data Link


Merupakan layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima.

Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.
Fungsi

Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame.
Menerima perangkat media berupa MAC Addressing.
Deteksi error dan recovery error.
Menyediakan transmisi phisik dari data.
Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control.
Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunakan hardware address (MAC).
Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka akan melakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter tablenya.


Contoh dari Data Link

NIC / LAN Card


Network components

Bridge
Switch
ISDN Router
Intelligent HUB
NIC
Advanced Cable Tester


Protocols

802.3 CSMA/CD (Ethernet)
802.4 Token Bus (ARCnet)
802.5 Token Ring
802.12 Demand Priority




3. Layer Network


Merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing.
Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat.
Fungsi

Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan.


Contoh dari Layer Network

Router


Network components

Brouter
Router
Frame Relay Device
ATM Switch
Advanced Cable Tester


Protocols:

IP
ARP
RARP
ICMP
RIP
OSFP
IGMP
IPX
NWLink
NetBEUI
OSI
DDP
DECnet




4. Layer Transport


Merupakan layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.
Fungsi

Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling) dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama
Menyediakan layanan tranportasi data ujung ke ujung.
Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan pada sebuah internetwork
Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing.
Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network saja.


Contoh dari Layer Transport

Router


Network components

Gateway
Advanced Cable Tester
Brouter


Protocols

TCP
ARP
RARP
SPX
NWLink
NetBIOS / NetBEUI
ATP




5. Layer Session


Merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga mutu dari fungsi-funsi transport.
Fungsi

Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan session-session antar-layer diatasnya.
Kontrol dialog antar peralatan / node.
Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex, half dulplex, full duplex).
Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan.


Network components

Gateway


Protocols

NetBIOS
Names Pipes
Mail Slots
RPC




6. Layer Presentation


Sari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal yaitu translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
Fungsi

Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.


Contoh dari Pressentation layer

Gateway


Network components

Gateway
Redirector


Protocols

Virtual Terminal Protokol (VTP)




7. Layer Application


Layer ini adalah yang paling ‘cerdas’, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka (baca bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang kedua hal tersebut). Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

Fungsi

Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
Interface antara jaringan dan s/w aplikasi.


Contoh dari Application layer

Gateway


Network components

Gateway


Protocols

DNS
FTP
TFTP
BOOTP
SNMP
RLOGIN
SMTP
MIME
NFS
FINGER
TELNET
NCP
APPC
AFP
SMB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iron Man Mark I